Senin, 03 Oktober 2016

Ceramah


Tujuh Golongan Orang-Orang yang Akan Mendapat Naungan Di Padang Mashyar
Alhamdulillah-Alhamdulillahi robbil alamin wassalatu wassala alaa asyrafil ambiyai walmursalin sayyidina muhammadin waalaaalihi waashabihi ajmain amma baad.Pertama-tama marilah kita memanjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan inayahnya sehingga kita dapat hadir ditempat ini guna melaksanakan rutinitas kita sebagai mahasiswa yaitu menuntut ilmu.
Shalawat dan salam tetap kita hanturkan kepada Nabiullah Muhammad Saw,Nabi yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju kealam yang terang menderang seperti sekarang ini.
Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan ceramah yang berjudul “Tujuh Golongan Orang-Orang yang Akan Mendapat Naungan Di Padang Mashyar
1.   Pemimpin yang adil.
Nabi Muhammad Saw yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr bin Al-Ash Radhiallahu anhu berkata :
إِنَّ الْمُقْسِطِينَ عِنْدَ اللَّهِ عَلَى مَنَابِرَ مِنْ نُورٍ عَنْ يَمِينِ الرَّحْمَنِ عَزَّ وَجَلَّ وَكِلْتَا يَدَيْهِ يَمِينٌ الَّذِينَ يَعْدِلُونَ فِي حُكْمِهِمْ وَأَهْلِيهِمْ وَمَا وَلُوا

innal muqsithiina ‘indallahi ‘alaa munaabiro minnuuri ‘an yamiinirrohmani ‘adzaa wajalla wa kiltaa yadaihi yamiinul ladziina ya’diluuna fii hukmihim wa ahliihim wa maa waluu
Artinya: “Orang-orang yang berlaku adil, kelak nanti akan berada di sisi Allah di atas mimbar yang terbuat dari cahaya, di sebelah kanan Ar-Rahman Azza wa Jalla -sedangkan kedua tangan Allah adalah kanan semua-. Yaitu mereka orang-orang yang berlaku adil dalam hukum, adil dalam keluarga dan adil dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepada mereka.” (HR. Muslim no. 3406)
2.   Pemuda yang tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya.
Masa muda merupakan masa keemesan bagi seseorang, dimana kebanyakan diantara kita disaat kita muda merupakan masa-masa paling bandel-bandelnya dari semua periode kehidupan kita. Seperti kebanyakan anak muda sekarang banyaknya berkelahi. Pribadi maupun berkemlompok sehingga muncul sebutan baru yang disebut “Tawuran”. Masa muda dimana masa-masa tumbuhnya rasa saling suka antara lawan jenis, sehingga muncul pribahasa baru yaitu “Pacaran” atau untuk mereka yang tidak memiliki pacar disebut “Jomblo” jika dia telah lama tidak memiliki pacar dia akan naik pangkat menjadi “JONES (Jmblo Ngenes)”. Hihihi.
Namun, tatkala sesorang pemuda yang sanggup untuk meninggalkan smua syahwat yang Allah Ta’ala haramkan karena mengharapkan Ridha Allah Ta’ala. Maka, pemuda tersebut sangat pantas untuk mendapatkan keutamaan dari Allah ta’ala pada hari kiamat nanti. Sesuai Hadist diatas, yaitu mendapatkan naungan dari Allah Ta’ala di hari dimana tidak ada pertolongan selain dari-Nya.
3.   Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.
Allah SWT berfirman dalam surat An-Nur ayat 36-38 yang artinya :
 
Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan sebut nama-Nya (Berdzikir) di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang. Laki-laki yang tidak dilalaikan karena perniagaan dan tidak (pula) karena jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (Meraka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberikan balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” (QS. An-Nur: 36-38).
Jadi sudah jelas sekali Allah akan memberikan kemuliaan kepada seorang lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid. Dalam artian didalam masjid tersebut untuk beribadah kepada Allah Ta’ala.Bagaimana agar hati kita terpaut dengan masjid? Yaitu dengan cara menuntun hati dan jiwa anda untuk menuju ketaatan Allah Ta’ala.Karena pada hakikatnya jika kita sering melatih hati dan jiwa kita untuk selallu ta’at, maka lama kelamaan kita akan cenderung untuk mendahulukan kecintaan kepada Allah.Dengan salah satu caranya adalah berjamaah dimasjid ketika waktu shalat telah tiba dan meninggalkan segala macam bentuk amalan dunia.
4.   Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah.
Kedua orang ini memang pantas untuk mendapatkan keutamaan tersebut.Karena pada hakikatnya manusia memiliki rasa saling mencintai.Dimana rasa cinta itu dapat membutakan hati mereka,hal buruk menjadi baik dan begitu juga sebaliknya. Yang mengakibatkan mereka berbuat hal yang tidak diridhoi oleh Allah ta’ala.Dan terkadang rasa cinta mereka juga cenderung hanya karena adanya tujuan-tujuan duniawiyah.
Namun untuk kedua orang ini yang saling mencintai karena Allah sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah. Mereka saling mencintai karena ingin mendapatkan ridho dari Allah. Ketika sang laki-laki dipanggil untuk bejihad maka sang wanita ikhlas dan selalu mendo’akan keselamatan sang suaminya tersebut.
5.   Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Sesungguhnya Aku takut kepada Allah’.
Pada saat ini mungkin hanya beberapa Laki-laki yang dapat melakukan hal ini. kebanyakan dari mereka sering tertipu denga kenikmatan dunia yang hanya sementara ini. Namun,Lelaki yang dimaksud dalam hadist ini adalah : jika ada seseoroang wanita yang memiliki kedudukan tinggi,harta yang berlimpah,dan memiliki kecantika yang luar biasa mengajak untuk berzina dengannya.Akan tetapi dia menolak permintaan dan ajakan tersebut karena takut kepada Allah ta’ala,bukan karena sebab yang lain. Maka ini adalah tanda yang sangat nyata menunjukan dia lebih mendahulukuan kecintaan kepada Allah daripada kecintaanya kepada hawa nafsu. Allah SWT berfirman dalam Surah An-Naziat ayat 40 yang berbunyi :
 “dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari ekinginan hawa nafsu.” (QS. An-Naziat :40)
6.   Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi,hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
Orang yang dimaksud pada golongan ini adalah mereka yang suka bersedekah dan ia berusaha semaksimal mungkin agar sedekahnya tidak diketahui oleh siapapun kecuali Allah Ta’ala,sampai-sampai diibaratkan dengan kalimat “tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya”.Bagaimana cara agar sedekah tidak dikatahui oleh orang lain?karena perlu kalia ketahui.Dalam setiap zakat, infak, da sedekah agar orang yang mempunyai harta menyerahkannya secara langsung kepada yang berhak menerimanya dan tidak melalui wakil dan perantara.Selain itu,disunnahkan harus memberikannya kepada kerabatnya sendiri dengan catatan sikerbat tersebut termasuk orang yang membutuhkan sebelum kepada orang lain.
7.   Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.
Mungkin ini merupakan amalan yang tersulit.Karena dimana disaat kita sendiri kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan sia-sia, seperti bermalas-malasan.Hanya orang yang memiliki kekuatan iman dan rasa takut yang besar kepada Allah,atau mereka yang telah dibukakan pintu hidayah dalam hatinya yang dapat melakukan hal ini.bahkan disaat ia bersama dengan orang lain.

Sebagai Kesimpulan adapun  Tujuh Golongan Orang-Orang yang Akan Mendapat Naungan Di Padang Mashyar yaitu Pemimpin yang adil,Pemuda yang tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya,Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid,Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah,Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Sesungguhnya Aku takut kepada Allah’,Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi,hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya,dan Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.
Sekian yang dapat saya sampaikan semoga ada manfaatnya bagi kita semua,terutama pada diri saya sendiri.Akhirul kalam summa Assalamualaikum Wr.Wb
Nama   : Yunica Damayanti
Nim      : 50300115091
Jurusan : PMI/Kessos C

Tidak ada komentar:

Posting Komentar